Publishing your website

Terjemahan ini belum lengkap. Mohon bantu menerjemahkan artikel ini dari Bahasa Inggris.

Setelah anda selesai menulis kode dan mengatur file yang membentuk website anda, anda perlu menaruh file - file tersebut secara online agar orang lain bisa menemukannya. Artikel ini menunjukan bagaimana kode sederhana anda online dengan sedikit usaha.

Apa pilihannya?

Menerbitkan sebuah website bukanlah topik yang sederhana, terutama karena banyak sekali cara yang bisa digunakan. Pada artikel ini kita tidak akan membahas keseluruhan cara. Namun, kita akan membahas pro dan kontra dari ketiga strategi yang sangat luas dari pandangan pemula, dan kita akan mencoba salah satu cara untuk digunakan.

Mencari hosting dan nama domain

Jika anda ingin mengontrol keseluruhan website anda, maka anda perlu menyisikan uang untuk membeli:

  • Hosting — menyewa penyimpanan file pada perusahaan hosting web server. Taruh semua file website anda pada peyimpanan tersebut, dan web server akan menyajikan konten anda ke pengguna web yang memintanya.
  • Nama Domain — alamat unik dimana orang bisa mengunjungi website anda, seperti halnya http://www.mozilla.org, atau http://www.bbc.co.uk. Anda menyewa nama domain untuk beberapa tahun dari domain registrar.

Setiap website professional menerbitkan website dengan cara ini.

Sebagai tambahan, anda memerlukan program File Transfer Protocol (FTP) (lihat Berapa mahal harganya: software untuk lebih detail) untuk mengirim file website ke server. Program FTP sangat bervariasi, tapi umumnya anda perlu login ke web server anda menggunakan detail yang diberikan oleh perusahaan hosting anda (mis. username, password, host name). Kemudian program akan menampilkan file lokal dan file di web server ada dalam dua jendela, jadi anda bisa mentransfernya dari komputer lokal ke web server dan sebaliknya:

Tips mencai hosting dan domain

  • Disini kami tidak mempromosikan perusahaan hosting dan registrar nama domain, Cukup cari "web hosting" dan "domain names" di pencarian untuk mencari perusahaan yang menjual nama domain. Hampir semua perusahaan memberikan fitur untuk mecari nama domain yang anda inginkan.
  • Internet service provider untuk rumah dan kantor biasanya memberikan hosting terbatas untuk website anda. Ketersediaan fitur akan sangat terbatas, namun sangat bagus untuk anda bereksperimen  — hubungi mereka dan minta informasi!
  • Banyak sekali layanan gratis yang tersedia seperti Neocities, Blogger, dan WordPress. Sekali lagi, anda akan mendapatkan apa yang anda bayar, namun sangat ideal untuk eksperimen awal. Layanan gratis umumnya tidak memerlukan software FTP untuk mengupload — anda hanya cukup drag and drop di tampilan website saja.
  • Seringkali perusahaan memberikan hosting dan domain dalam satu paket.

Menggunakan alat online seperti GitHub, Google App Engine atau Dropbox

Beberapa alat yang memungkinkan anda menerbitkan website secara online:

  • GitHub merupakan situs "social coding". Memungkinkan anda untuk mengupload repositori kode ke penyimpanan di Git version control system. Anda juga berkolaborasi pada sebuah proyek, dan sistemnya secara default adalah open-source, yang artinya semua orang dapat melihat kode anda di GitHub, untuk gunakan, belajar dan mengembangkan kode tersebut. GitHub memliki fitur yang sangat berguna yaitu GitHub Pages, yang memungkinkan anda untuk menampilkan website kode langsung di Web.
  • Google App Engine merupakan sebuah platform yang powerfull yang memungkinkan anda untuk membangun dan menjalankan aplikasi pada infrastruktur google — apakah anda perlu membangun aplikasi web multi-tier dari awal atau meng-host website statik. Lihat Bagaimana cara anda meng-host website anda di Google App Engine? untuk informasi lengkap.
  • Dropbox merupakan sistem penyimpanan file yang memungkinkan anda menyimpan file di web dan juga memungkinkan kita untuk mengaksesnya di setiap komputer. Semua orang dengan koneksi internet dapat mengakses setiap folder dropbox jika folder tersebut anda buat secara publik. Jika folder tersebut bersi file website, maka akan secara otomatis akan disajikan sebagai halaman web. Lihat Cara Host Websites dengan Dropbox untuk informasi lengkapnya.

Tidak seperti hosting umumnya, alat tersebut dapat digunakan secara gratis, tapi anda hanya mendapatkan fitur terbatas atau yang hanya disediakan.

Using a web-based IDE such as Thimble

There are a number of web apps that emulate a website development environment, allowing you to enter HTML, CSS and JavaScript and then display the result of that code when rendered as a website — all in one browser tab. Generally speaking these tools are quite easy, great for learning, and free (for basic features), and they host your rendered page at a unique web address. However, the basic features are pretty limited, and the apps usually don't provide hosting space for assets (like images).

Try playing with some of these examples, and see which one you like the best:

Publishing via GitHub

Now let's take you through how to easily publish your site via GitHub Pages.

  1. First of all, sign up for GitHub and verify your email address.
  2. Next, you need to create a repository for your files to go in.
  3. On this page, in the Repository name box, enter username.github.io, where username is your username. So for example, our friend bobsmith would enter bobsmith.github.io.
    Also check Initialize this repository with a README and then click Create repository.
  4. After that, drag and drop the content of your website folder into your repository and then click Commit changes.
     

    Note: Make sure your folder has an index.html file.

  5. Now navigate your browser to username.github.io to see your website online. For example, for the username chrisdavidmills, go to chrisdavidmills.github.io.

    Note: It may take a few minutes for your website to go live. If it doesn't work immediately, you may have to wait a few minutes and then try again.

To learn more, see GitHub Pages Help.

Further reading

Tag Dokumen dan Kontributor

 Kontributor untuk laman ini: rmsubekti
 Terakhir diperbarui oleh: rmsubekti,